Tips Foto Produk Dagangan


Jualan produk sekarang ini semakin mudah dengan semakin berkembangnya teknologi dan informasi. Setiap orang tidak harus memiliki sebuah tempat fisik seperti toko, kios, atau warung untuk menjajakan dagangannya.

Memasarkan melalui media online sudah menjadi tren karena biaya operasionalnya murah dan yang dibutuhkan hanya akses internet, website gratisan atau berbayar, hingga memanfaatkan beberapa media sosial. Karena bukan barang yang bisa dipegang maka fokus utama adalah memasang foto-foto produk.

Nah mengenai materi foto untuk jualan produk melalui media online ternyata belum banyak yang memahami bahwa gambar adalah media yang sangat vital dan bisa berpengaruh pada tingkat kepercayaan calon pembeli. Sedikit mengulas pelaku bisnis online ternyata banyak yang tidak peduli dengan kualitas hingga detail produk yang dipasang.

Anda mungkin salah satu yang mengalami kejadian ketika mencari sebuah barang lewat online dan melihat foto produk yang dimaksud ternyata terlalu kecil dan hanya satu foto saja. Hal itu tentu menyulitkan ketika akan akan melihat bentuk aslinya sehingga membuat orang akan melihat produk kompetitor lain.

Kesalahan kecil yang dianggap sepele itulah yang akan berdampak pada nilai penjualan karena orang akan ragu-ragu untuk memutuskan membeli produk tersebut. Agar tidak semakin banyak kehilangan peluang maka topik kali ini akan mengulas tentang tips foto produk yang benar.

Tips Foto Produk Dagangan

Gunakan Kamera Resolusi Tinggi
Kamera dengan kemampuan resolusi tinggi dan tentunya diimbangi dengan pengaturan maksimal pada perangkat akan membuat foto hasilnya memiliki kualitas terbaik. Anda tidak harus membeli atau menggunakan kamera mahal seperti DSLR yang harganya bisa sampai puluhan juta rupiah.

Kamera digital saku dan smartphone bisa menjadi alternatif murah dan fleksibel dalam pemakaiannya. Tentunya tidak asal jepret tetapi perlu ubah pengaturan asli pabrik menjadi pengaturan maksimal agar obyek yang difoto jelas dan tajam.

Minimalkan Pemakaian Lampu Blitz
Setiap kamera pasti sudah termasuk lampu blitz sebagai cahaya buatan yang fungsinya untuk mengambil obyek foto dengan penerangan minimum. Namun tidak semua kondisi memungkinkan untuk menggunakan lampu itu karena malah bisa membuat hasil foto menjadi berantakan.

Contohnya ketika Anda harus mengambil sebuah obyek produk berbahan kaca seperti gelas, botol, atau sejenisnya. Jika memaksakan menggunakan lampu blitz apalagi jarak dekat maka akan menghasilkan pantulan yang mengakibatkan hasil gambar tidak seperti obyek aslinya.

Ketika ingin mengambil gambar dengan jenis barang seperti diatas sebaiknya jangan gunakan lampu blitz bawaaan kamera, melainkan gunakan cahaya dari pantulan sinar matahari atau menggunakan cahaya lain seperti lampu rumah.

Perlu diingat jangan mengambil obyek gambar melawan arah datangnya cahaya karena sensor kamera secara otomatis akan menyesuaikan cahaya yang masuk dengan menurunkan intensitas penerimaan cahaya masuk sehingga berdampak obyek malah menjadi tambah gelap.

Gunakan Backdrop
Penggunaan latar belakang seperti kain atau kertas yang menyerap sinar/cahaya untuk mengambil foto sebuah obyek akan menghasilkan gambar yang jauh lebih terlihat ekslusif dibandingkan dengan latar penuh barang-barang ngga jelas.

Tidak perlu menggunakan peralatan seperti fotografer studio profesional cukup gunakan kain putih atau hitam (kertas juga bisa) sebagai backdrop. Sekali lagi jangan gunakan blitz karena tidak bisa mengontrol intensitas kecerahan cahaya, lebih baik menggunakan lampu agar bisa mengatur kamera untuk mendapatkan pencahayaan yang pas.

Foto Berbagai Sudut
Barang nyata tentu bisa dipegang hingga bisa melihat seluruh bagian secara jelas sehingga perlakuan berbeda ketika akan menawarkan produk melalui media gambar. Satu produk harus diambil gambarnya dari berbagai sisi agar orang bisa melihat visualisasinya secara jelas. Semakin banyak sisi dari obyek barang yang di foto akan membuat orang yang melihatnya bisa memahami secara visual produk yang ditawarkan tersebut.

Ukuran Foto Harus Besar
Psikologis manusia jika melihat suatu benda yang tidak jelas maka akan beralih ke penjual yang lain dengan produk yang sama. Oleh sebab itu buatlah nyaman para calon pembeli itu dengan memasang foto dengan resolusi diatas 800 pixel. Semakin besar pixel yang digunakan maka akan semakin tajam obyek foto apalagi ketika dilakukan pembesaran gambar.